Jakarta, Upaya mendiskreditkan Islam kembali terjadi. Kemarin film dokumenter buatan seorang anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, berjudul Fitna diputar perdana di internet. Film berdurasi 15 menit itu penuh adegan teror berupa pengeboman, pembakaran dan pembunuhan kaum kulit putih, dan Yahudi yang dikatakan dilakukan oleh umat Islam. Departemen Luar Negeri mengutuk keras dan menuduh Wilders sengaja bersembunyi dibalik selimut kebebasan pers untuk melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab. Fitna yang diputar di website www.liveleak.com itu dibuka dengan nukilan Alquran surat Al-An’am yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan Belanda.
(lagi…)