MIRZA CENTER

Entries categorized as ‘Agama’

SAHUR – WAHABI

28 Agustus 2009 · & Komentar

Oleh

Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly

Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid

[1]. Hikmahnya

Allah mewajibkan puasa kepada kita sebagaimana telah mewajibkan kepada orang-orang sebelum kita dari kalangan Ahlul Kitab. Allah berfirman. “Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” [Al-Baqarah : 183] (lagi…)

Kategori: Agama

Pengiriman Mujahidin ke Jalur Gaza Hanya Menambah Masalah

10 Januari 2009 · 1 Komentar

Wawancara Dubes Palestina Fariz Mehdawi:

JAKARTA–MI: Seiring makin brutalnya serangan Israel ke Jalur Gaza, hingga korban jiwa hari ke-14 ini mencapai angka 700-an orang, simpati kepada Palestina muncul di mana-mana. Di Indonesia, unjukrasa mengecam agresi Israel marak. Tidak sedikit yang sudah siap ‘kontrak mati’ membantu perjuangan Palestina. Untuk mengetahui sejauhmana Palestina membutuhkan tenaga bantuan (Mujahidin) untuk bertempur melawan Israel, Mario Aristo dari mediaindonesia.com mewawancarai Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi di kantornya, Jalan Diponegoro Nomor 59, Jakarta Pusat, Selasa (6/1) siang. Berikut petikan selengkapnya:

Bagaimana Anda melihat reaksi berbagai kelompok yang berencana mengirimkan pejuang-pejuang Islam ke Gaza?

Memang hal itu juga merupakan sebuah reaksi natural yang muncul pada diri beberapa orang. Itu sangat natural. Namun sebaiknya kembali dipikirkan, apakah niat tersebut positif, membangun, berguna, dan benar-benar diperlukan?

Kami sangat menginginkan pendekatan praktis sebagai solusi. Pendekatan praktis tersebut adalah menghentikan pertikaian. Sedangkan ada beberapa orang yang ingin membantu dengan jalan berperang melawan Israel. Namun apa yang kami lakukan saat ini adalah untuk menghentikan pertikaian, bukan melanjutkan pertikaian. Sehingga pengiriman pejuang-pejuang akan menjadi tidak objektif.

Jika Indonesia mengirimkan pejuang Islam (Mujahidin) ke Palestina, itu tidak akan menyelesaikan masalah, tapi menambah masalah. Karena kita ingin menyelesaikannnya (pertikaian) dengan baik-baik, bukan dengan berperang.

Bagaimana peran Indonesia dalam konflik Israel-Palestina?

Indonesia telah dikenal berperan sebagai pihak yang memberi respon-respon berupa gagasan positif dalam berbagai persoalan di kancah internasional. Indonesia tidak menjadi bagian dari sebuah masalah tersebut, juga tidak berpartisipasi dalam pertikaian di manapun, namun menjadi bagian dari sebuah solusi. Melalui caranya tersebut, Indonesia diharapkan dapat menghadirkan situasi damai dan stabilitas di lokasi pertikaian.

Apa yang menurut Anda dapat Indonesia lakukan?

Indonesia, sebagai salah satu negara yang diperhitungkan di politik dunia, diharapkan dapat memobilisasi negara-negara lain untuk memberikan tekanan yang tepat pada Israel mengenai serangannya terhadap Gaza. Bekerjasamalah dengan negara-negara lain.

Secara umum, sangat banyak yang dapat dilakukan Indonesia, dan negara-negara lain seperti negara-negara Islam. Ada berbagai alat atau cara yang dapat dijadikan tekanan terhadap Israel. Namun hingga kini mereka belum menggunakannya, belum memanfaatkan isu ekonomi, isu masalah energi, hingga isu cadangan finansial. Sangat banyak cara-cara potensial yang belum dilakukan dari tangan kita.

Jika negara-negara lain benar-benar mengerahkan dan mengatur seluruh daya yang tersedia, saya yakin rakyat Palestina akan terbebas dari berbagai masalah. Melalui sebuah resolusi yang final, akan tercipta kedamaian juga tak hanya di Palestina, namun juga di seluruh Timur Tengah dan dunia.

Kategori: Agama · Politik

Setan itu Siapa?

8 September 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh H. Gusnizar Gazahar, Lc.M.Ag

Membaca hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam al-Bukhary dan Imam Muslim berikut ini, bisa mendatangkan kelegaan sementara karena setan (iblis) yang selama ini menghembuskan rayuan dan godaan berada dalam keterbelengguan. “Dari Abi Huraira ra, Rasulullah SAW bersabda; bila masuk bulan Ramadan, dibukakan pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka dan dibelenggu para setan” Kenapa sementara? Karena banyak yang membaca hadis ini tidak memahami siapa sebenarnya setan itu? Namun setelah mengetahui siapa yang sebenarnya dibelenggu, baru kelegaan itu berubah menjadi kewaspadaan dan itulah yang dituju oleh hadis tersebut. Yah… lega dan waspada, suatu kombinasi yang cukup unik sebagai resep tambahan untuk kesuksesan puasa.
(lagi…)

Kategori: Agama

Ramadhan Melatih Ikhlas

8 September 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh : Masoed AbidinUlam
Ramadhan adalah bulan sabar, dan sabar itu balasannya adalah Jannah. Sesungguhnya mengamalkan sabar bukanlah pekerjaan ringan dan menjadi bagian dari upaya jihad. Jihad adalah satu keberanian dan kemampuan dalam mengendalikan diri. Rasulullah SAW bersabda; ”Seseorang tidak dikatakan pemberani, karena melompati musuh di medan laga. Tetapi orang yang berani berjihad itu adalah yang mampu menahan diri ( artinya, memiliki kesabaran)” (Al Hadist). Berani dengan perhitungan (iman dan ihtisab) adalah bukti sebuah kesabaran.
(lagi…)

Kategori: Agama

Marhaban Ya Ramadhan

22 Agustus 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

“Hai orang orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa, (yaitu) dalam beberapa hari tertentu…” (Q.S/ Al-Baqarah, 2 : 183-184).
Tidak beberapa hari lagi kta akan memasuki bulan suci Ramadhan tahun 1419 H. Bulan Ramadhan datang setiap tahun dalam suasana dan situasi bagaimanapun juga, kini ia datang di saat bangsa kita sedang menghadapi terpaan masalah ekonomi dan politik yang ditandai dengan kenaikan harga BBM, yang diikuti pula dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, transportasi, dll.
(lagi…)

Kategori: Agama

Gelaran-gelaran Rasulullah SAW

23 Mei 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

  • Muhammad, Ahmad, Al-Mahi, Al-‘Aqib, Al-Hasyir, Rasulurrahmah, Raluluttaubah, Rasulumalahim, Al-Muqaffi, Qutsam
  • Selain itu Mustaffa dan kebanyakan nama surah-surah dalam Al-Qur’an seperti Toha, Yasin dll. (lagi…)

Kategori: Agama

Keberanian Rasulullah SAW

23 Mei 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sayyidina Ali r.a. berkata “Sesungguhnya engkau melihat aku pada hari Perang Badar. Kami berlindung dengan Nabi SAW dan baginda yang paling terdekat kepada musuh dari kami. Dan baginda pada hari itu di antara manusia yang sangat perkasa”

‘Imran bin Husain berkata : “Tiada Rasulullah SAW menemui suatu kumpulan tentera, melainkan beliaulah orang yang pertama memukulnya” (lagi…)

Kategori: Agama

Perkara-Perkara yang tidak digemari Rasulullah SAW

23 Mei 2008 · 1 Komentar

  • Perkara-Perkara yang tidak digemari Rasulullah SAW
  • Seorang laki-laki masuk ke tempat baginda SAW dengan memakai kain yang berwarna kuning (pekat spt. warna api). Apabila lelaki berkenaan beredar dari situ, baginda mengatakan kepada sahabatnya menyuruh lelaki berkenaan tidak lagi memakai pakaian berwarna sedemikian.
  • Seorang Arab Badwi telah membuang air kecil dalam masjid di hadapan baginda SAW. Para sahabat cuba mencegah tetapi baginda bersabda: “Jangan kamu putuskan air kecilnya dan baginda bersabda kepada sahabatnya bahawa perkara ini tidak harus berlaku di dalam masjid.

(lagi…)

Kategori: Agama

Sifat Pemaaf Rasul

23 Mei 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

  • Tidak lekas marah, pemaaf (walaupun dicaci, ditohmah, dimaki dll)
  • Adil dalam pembahagian harta rampasan
  • Tidak memarahi orang yang cuba membunuhnya malah menasihati pula. Cubaan pembunuhan ini berlaku dalam pelbagai cara, antaranya tikam-curi semasa perang, menghempap batu semasa baginda berjalan dan diberikan racun dalam daging kambing oleh perempuan Yahudi. (Baginda melarang sahabatnya membunuh perempuan berkenaan)

Pernah disihir oleh lelaki Yahudi dan atas bantuan Jibril a.s. , sihir berjaya dipulihkan dari sumur Zarwan. Tidak pernah baginda mengungkit kembali perkara berkenaan walaupun di hadapan Yahudi berkenaan.
Pernah baginda dihunuskan pedang dan ditanya “Siapakah yang mencegah engkau dariku?” dan baginda menjawab “Allah”. Maka jatuhlah pedang tersebut dan baginda mengambilnya dan bersabda “Siapakah yang mencegah engkau dariku?” Lelaki itu menjawab “Adalah engkau hendaknya sebaik-baik orang yang mengambil kebajikan” Baginda menjawab “Aku bersaksi bahawa tiada Tuhan Melainkan Allah dan aku adalah Rasulullah” Lelaki itu menjawab “Tidak, hanya aku tidak akan memerangimu. Aku tidak akan bersamamu dan aku tidak akan bersama kaum yang memerangimu” Lantas Baginda melepaskan lelaki berkenaan dan mendekati sahabat-sahabatnya dan bersabda : “Aku datang kepada kamu dari orang yang terbaik antara manusia”

Kategori: Agama

Adab berpakaian Rasul

23 Mei 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

  • Kain sarung/selindang/penutup badan/ baju kemeja (qamish)/jubah.
  • Menyukai warna hijau dan putih.
  • Qaba’ (baju luar) dari kain sundusin.
  • Pakaian yang tinggi di atas kedua tapak kakinya, kadangkala setengah betis, kemeja terikat dengan kancing baju – kadangkala baginda membuka kancing itu semasa solatnya. Kadangkala mengerjakan solat dengan berselimut yang dicelup kumkuma. (lagi…)

Kategori: Agama