Wawancara Dubes Palestina Fariz Mehdawi:
JAKARTA–MI: Seiring makin brutalnya serangan Israel ke Jalur Gaza, hingga korban jiwa hari ke-14 ini mencapai angka 700-an orang, simpati kepada Palestina muncul di mana-mana. Di Indonesia, unjukrasa mengecam agresi Israel marak. Tidak sedikit yang sudah siap ‘kontrak mati’ membantu perjuangan Palestina. Untuk mengetahui sejauhmana Palestina membutuhkan tenaga bantuan (Mujahidin) untuk bertempur melawan Israel, Mario Aristo dari mediaindonesia.com mewawancarai Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi di kantornya, Jalan Diponegoro Nomor 59, Jakarta Pusat, Selasa (6/1) siang. Berikut petikan selengkapnya:
Bagaimana Anda melihat reaksi berbagai kelompok yang berencana mengirimkan pejuang-pejuang Islam ke Gaza?
Memang hal itu juga merupakan sebuah reaksi natural yang muncul pada diri beberapa orang. Itu sangat natural. Namun sebaiknya kembali dipikirkan, apakah niat tersebut positif, membangun, berguna, dan benar-benar diperlukan?
Kami sangat menginginkan pendekatan praktis sebagai solusi. Pendekatan praktis tersebut adalah menghentikan pertikaian. Sedangkan ada beberapa orang yang ingin membantu dengan jalan berperang melawan Israel. Namun apa yang kami lakukan saat ini adalah untuk menghentikan pertikaian, bukan melanjutkan pertikaian. Sehingga pengiriman pejuang-pejuang akan menjadi tidak objektif.
Jika Indonesia mengirimkan pejuang Islam (Mujahidin) ke Palestina, itu tidak akan menyelesaikan masalah, tapi menambah masalah. Karena kita ingin menyelesaikannnya (pertikaian) dengan baik-baik, bukan dengan berperang.
Bagaimana peran Indonesia dalam konflik Israel-Palestina?
Indonesia telah dikenal berperan sebagai pihak yang memberi respon-respon berupa gagasan positif dalam berbagai persoalan di kancah internasional. Indonesia tidak menjadi bagian dari sebuah masalah tersebut, juga tidak berpartisipasi dalam pertikaian di manapun, namun menjadi bagian dari sebuah solusi. Melalui caranya tersebut, Indonesia diharapkan dapat menghadirkan situasi damai dan stabilitas di lokasi pertikaian.
Apa yang menurut Anda dapat Indonesia lakukan?
Indonesia, sebagai salah satu negara yang diperhitungkan di politik dunia, diharapkan dapat memobilisasi negara-negara lain untuk memberikan tekanan yang tepat pada Israel mengenai serangannya terhadap Gaza. Bekerjasamalah dengan negara-negara lain.
Secara umum, sangat banyak yang dapat dilakukan Indonesia, dan negara-negara lain seperti negara-negara Islam. Ada berbagai alat atau cara yang dapat dijadikan tekanan terhadap Israel. Namun hingga kini mereka belum menggunakannya, belum memanfaatkan isu ekonomi, isu masalah energi, hingga isu cadangan finansial. Sangat banyak cara-cara potensial yang belum dilakukan dari tangan kita.
Jika negara-negara lain benar-benar mengerahkan dan mengatur seluruh daya yang tersedia, saya yakin rakyat Palestina akan terbebas dari berbagai masalah. Melalui sebuah resolusi yang final, akan tercipta kedamaian juga tak hanya di Palestina, namun juga di seluruh Timur Tengah dan dunia.
umm setudju pak, cep setudju.
dengan pergi kesana, boleh jadi malah tambah menyusahkan penduduk palestina saja kan.
belum lagi, medan di indonesia kan, beda sama medan di sana.