MIRZA CENTER

SAHUR – WAHABI

28 Agustus 2009 · 2 Tanggapan

Oleh

Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly

Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid

[1]. Hikmahnya

Allah mewajibkan puasa kepada kita sebagaimana telah mewajibkan kepada orang-orang sebelum kita dari kalangan Ahlul Kitab. Allah berfirman. “Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” [Al-Baqarah : 183] Baca terus →

→ 2 CommentsKategori: Agama

Badai Matahari Diperkirakan Muncul 2011-2012

13 Januari 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Badai matahari, suatu fenomena yang diperkirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012, tidaklah berakibat kiamat, kata Pakar Antariksa dari LAPAN, Dr thomas Djamaluddin. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Iptek

Maksimalkan Fungsi Ponsel Sebagai Mesin Download

13 Januari 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Ramainya layanan wireless internet broadband yang ditawarkan para operator seluler semakin memancing penggunaan ponsel sebagai modem PC.

Ada ‘dua nyawa’ yang terhimpun dalam sebuah ponsel kebanyakan. Satu berfungsi sebagai alat komunikasi suara, lainnya berfungsi sebagai alat komunikasi data (modem).

Sejak hadirnya teknologi generasi ke-dua (2G-GPRS/General Packet Radio Service) tidak sedikit pengguna yang memanfaatkan ponsel sebagai alat komunikasi data, khususnya internet. Tetapi kebanyakan dari pengguna ‘baru berani’ berselancar via ponsel. Alasannya masuk akal, karena jika ponsel digunakan sebagai modem pada PC/notebook, pengguna bisa terseret pada biaya yang mahal. Pasalnya, tarif dihitung per kilobyte data yang ditransfer.

Untuk akses GPRS, operator seluler di Indonesia menerapkan tarif yang beragam. Ada yang menerapkan Rp0,7/kb, Rp1/kb, Rp10/kb hingga Rp15/kb. Dengan layar yang besar pada PC/notebook bisa dihitung berapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membuka sebuah laman situs. Tak terasa kantong bisa jebol! Lain ceritanya jika kita berselancar langsung dengan ponsel. Karena layar pada ponsel kecil, otomatis data yang ditransfer berikut biaya akses yang dikeluarkan pun akan kecil.

Di samping lambat, akses internet via ponsel (GPRS) juga menampilkan display yang kurang menarik. Jarang ada Flash Player, GIF ataupun animasi lainnya yang semestinya ada. Pasalnya tampilan internet sudah diadaptasi untuk layar ponsel (phone friendly). Jadi, tetap dibutuhkan sebuah layanan akses internet yang cepat, murah dan mobile dengan menggunakan PC/notebook.

Para operator telepon seluler kemudian ramai-ramai menjawab kebutuhan itu dengan menawarkan layanan wireless internet broadband. Tawaran tersebut memungkinkan konsumen memilih layanan internet sesuai kebutuhan. Bisa berdasarkan volume pemakaian (volume based), waktu (time based), ataupun internet tanpa batas (unlimited). Sistem pembayarannya pun beragam. Ada yang pra bayar ada pula yang pasca bayar. Mirip dengan penggunaan pulsa ponsel biasa.

Soal harga, kita bisa mengambil contoh beberapa layanan wireless internet broadband yang ditawarakan operator seluler. Sebut saja Telkomsel. Melalui layanan yang disebut Telkomsel Flash, kita bisa download musik, video, data dan lainnya sampai puas di dunia maya hanya dengan Rp125 ribu/bulan.

Demikian pula dengan PT Indosat Mega Media (IM2). Melalui layanan IM2 Broom Unlimited, kita hanya perlu merogoh kocek Rp100 ribu/bulan untuk menikmati layanan internet sampai puas. Itu belum termasuk pilihan layanan wireless internet broadband yang ditawarkan operator lain seperi XL, Indosat dan sebagainya yang juga menawarkan biaya akses kompetitif.

Tak ayal tawaran layanan operator seluler itu menggiurkan para pengguna ponsel. Khususnya mereka yang memiliki ponsel 3G (UMTS) dan 3,5G (HSDPA). Pasalnya, ponsel tersebut bisa dimaksimalkan fungsinya sebagai modem broadband pada PC/notebook. Di samping lebih praktis karena sama-sama menggunakan kartu SIM, penggunaan ponsel 3G/3,5G sebagai modem juga bisa menekan pengeluaran karena pengguna tidak harus membeli modem reguler. Apalagi hingga kini harga perangkat modem broadband reguler masih belum terlalu bersahabat dengan kantong.

Memanfaatkan ponsel sebagai modem PC/notebook sangatlah mudah. Kita hanya perlu mencolokkan kabel data ponsel lalu install driver pada PC/notebook. Selanjutnya untuk tersambung ke dunia maya, kita tinggal melakukan setting pada browser yang akan digunakan. Misalnya Internet Explorer, Mozilla Firefox dan Opera. Di sana kita harus melengkapi isian APN (access point name), User name dan Password. Ketiga data itu bisa diperoleh dari operator penyedia layanan tempat Anda terdaftar.

Multi-user
Salah satu keuntungan menggunakan internet broadband adalah karena kecepatannya yang jauh mengungguli internet GPRS. Oleh karena itu, kita bisa melakukan sharing resources dalam sebuah jaringan lokal. Artinya, dengan menggunakan sebuah ponsel dan sebuah layanan broadband kita bisa berbagi layanan internet dengan teman atau keluarga dalam satu rumah. Satu komputer berperan sebagai admin dan sisanya sebagai client.

Sharing internet broadband itu tentu saja memerlukan alat tambahan semacam router/link yang berfungsi membagi resources. Caranya, ponsel dihubungkan sebagai modem pada salah satu PC seperti biasa, kemudian router/link tersebut akan membagi resources kepada komputer lain. Dengan demikian, layanan internet bisa dinikmati bersama-sama.

Layanan internet broadband sebetulnya tidak hanya bisa dinikmati para pemilik ponsel 3G/3,5G tetapi juga oleh hampir oleh semua pemilik ponsel yang bisa digunakan sebagi modem. Tentunya dengan kecepatan akses yang lebih rendah (EDGE/GPRS).

Semoga saja kehadiran layanan wireless broadband internet yang ditawarkan para operator seluler makin memudahkan akses internet hingga ke pelosok-pelosok tanah air

→ Tinggalkan KomentarKategori: Iptek

Pengiriman Mujahidin ke Jalur Gaza Hanya Menambah Masalah

10 Januari 2009 · 1 Tanggapan

Wawancara Dubes Palestina Fariz Mehdawi:

JAKARTA–MI: Seiring makin brutalnya serangan Israel ke Jalur Gaza, hingga korban jiwa hari ke-14 ini mencapai angka 700-an orang, simpati kepada Palestina muncul di mana-mana. Di Indonesia, unjukrasa mengecam agresi Israel marak. Tidak sedikit yang sudah siap ‘kontrak mati’ membantu perjuangan Palestina. Untuk mengetahui sejauhmana Palestina membutuhkan tenaga bantuan (Mujahidin) untuk bertempur melawan Israel, Mario Aristo dari mediaindonesia.com mewawancarai Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi di kantornya, Jalan Diponegoro Nomor 59, Jakarta Pusat, Selasa (6/1) siang. Berikut petikan selengkapnya:

Bagaimana Anda melihat reaksi berbagai kelompok yang berencana mengirimkan pejuang-pejuang Islam ke Gaza?

Memang hal itu juga merupakan sebuah reaksi natural yang muncul pada diri beberapa orang. Itu sangat natural. Namun sebaiknya kembali dipikirkan, apakah niat tersebut positif, membangun, berguna, dan benar-benar diperlukan?

Kami sangat menginginkan pendekatan praktis sebagai solusi. Pendekatan praktis tersebut adalah menghentikan pertikaian. Sedangkan ada beberapa orang yang ingin membantu dengan jalan berperang melawan Israel. Namun apa yang kami lakukan saat ini adalah untuk menghentikan pertikaian, bukan melanjutkan pertikaian. Sehingga pengiriman pejuang-pejuang akan menjadi tidak objektif.

Jika Indonesia mengirimkan pejuang Islam (Mujahidin) ke Palestina, itu tidak akan menyelesaikan masalah, tapi menambah masalah. Karena kita ingin menyelesaikannnya (pertikaian) dengan baik-baik, bukan dengan berperang.

Bagaimana peran Indonesia dalam konflik Israel-Palestina?

Indonesia telah dikenal berperan sebagai pihak yang memberi respon-respon berupa gagasan positif dalam berbagai persoalan di kancah internasional. Indonesia tidak menjadi bagian dari sebuah masalah tersebut, juga tidak berpartisipasi dalam pertikaian di manapun, namun menjadi bagian dari sebuah solusi. Melalui caranya tersebut, Indonesia diharapkan dapat menghadirkan situasi damai dan stabilitas di lokasi pertikaian.

Apa yang menurut Anda dapat Indonesia lakukan?

Indonesia, sebagai salah satu negara yang diperhitungkan di politik dunia, diharapkan dapat memobilisasi negara-negara lain untuk memberikan tekanan yang tepat pada Israel mengenai serangannya terhadap Gaza. Bekerjasamalah dengan negara-negara lain.

Secara umum, sangat banyak yang dapat dilakukan Indonesia, dan negara-negara lain seperti negara-negara Islam. Ada berbagai alat atau cara yang dapat dijadikan tekanan terhadap Israel. Namun hingga kini mereka belum menggunakannya, belum memanfaatkan isu ekonomi, isu masalah energi, hingga isu cadangan finansial. Sangat banyak cara-cara potensial yang belum dilakukan dari tangan kita.

Jika negara-negara lain benar-benar mengerahkan dan mengatur seluruh daya yang tersedia, saya yakin rakyat Palestina akan terbebas dari berbagai masalah. Melalui sebuah resolusi yang final, akan tercipta kedamaian juga tak hanya di Palestina, namun juga di seluruh Timur Tengah dan dunia.

→ 1 CommentKategori: Agama · Politik

Memilih Pemimpin

9 Desember 2008 · 1 Tanggapan

Setiap kali kita diajak memilih (memilih apa saja) selalu ada kebingungan menyelinap di celah-celah kewaspadaan, harapan, kepentingan, kekhawatiran dan tuntutan moral. Memilih tidak gampang. Setiap keputusan yang kita ambil untuk memilih akan ada konsekuensinya, baik atau pun buruk. Kita selalu dibayang-banyangi oleh akibat yang akan terjadi sebagai hasil pemilihan yang kita lakukan. Tetapi, bagaimana pun, memilih telah merupakan bagian dari hidup, tidak ada jalan lain (dalam banyak hal kita harus memilih). Sebagian orang ingin lari dari tindakan memilih, karena mungkin menganggap dengan cara seperti itu ia telah terlepas dari tuntutan moral ketika ia tidak menemukan pilihan yang tepat. Sebenarnya memilih untuk tidak memilih adalah juga sebuah pilihan dan tentu ada konsekuensinya. Baca terus →

→ 1 CommentKategori: Politik

panduan membuat proposal

9 Desember 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Disampaikan pada LKDS SMA-SMK YPP Lubuk Alung

Konsep Proposal merupakan awal komunikasi antara organisasi pengusul dan
GEF/SGP. Konsep proposal tersebut berisikan gagasan proyek, tujuan, rencana
kegiatan yang akan dilakukan dan rencana biaya. Salah satu tujuan dari penyusunan
konsep proposal adalah membantu organisasi pengusul dalam mengefisiensikan
waktu dan sumber daya lainnya sebelum proposal penuh dikembangkan. Dalam
beberapa kasus jika dirasakan perlu, GEF/SGP dapat menyediakan dana dalam
jumlah kecil untuk pengembangan Proposal, yang selanjutnya disebut Planning
Grant. Dana ini dapat digunakan untuk memperkuat data, proses penguatan
masyarakat, konsultasi, dan biaya lain yang diperlukan untuk pengembangan
proposal.
Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Pendidikan

Sholat Pacu Kecerdasan

18 November 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dahsyatnya sujud bikin otak cerdas !
Shalat adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh
manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur
(gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan
manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan shalat
gudang obat bagi berbagai jenis penyakit !

Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Andai Aku Jadi Anggota DPR-RI

14 Oktober 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Andai aku jadi anggota DPR maka akan aku buat undang-undang yang menurut ku baik untuk menjaga agar aku tidak dianggap Korupsi walau aku jadi pencuri. akan ku bikin negara ini jadi negara penghasil kekayaan buat aku, keluarga ku dan orang-orang yang dekat dengan Ku.

Gimana pendapat anda???

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Syakira Berlianda Mirza

13 Oktober 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan amanah-Nya seorang Putri yang lahir dari Istri saya. semoga menjadi anak yang shalehah.

lahir pada hari Kamis Jam 07.00 tanggal 09 Oktober 2008

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized

Pentingnya Keberadaan KKG dan MGMP

21 September 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kita telah memasuki abad 21 yang dikenal dengan abad pengetahuan. Para peramal masa depan (futurist) mengatakan sebagai abad pengetahuan karena  pengetahuan akan menjadi landasan utama segala aspek kehidupan. Abad pengetahuan merupakan suatu era dengan tuntutan yang lebih rumit dan menantang. Suatu era dengan spesifikasi tertentu yang sangat besar pengaruhnya terhadap dunia pendidikan dan lapangan kerja. Perubahan-perubahan yang terjadi selain karena perkembangan teknologi yang sangat pesat, juga diakibatkan oleh perkembangan yang luar biasa dalam ilmu pengetahuan, psikologi, dan transformasi nilai-nilai budaya. Baca terus →

→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized